banner 468x60

Curi Motor, Pengangguran Surabaya di Dor

banner 160x600
banner 468x60

Pelaku Curanmor di Tangkap Polisi. (Foto: ATH)

 

LIPUTANMADURA.COM, SURABAYA -- Dua pemuda pelaku pencurian bermotor (Curanmor) yang biasa beraksi di sekitar kawasan Surabaya Utara, berhasil di ringkus Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya (20/3) dini hari, sekitar pukul 02.45 WIB. Satu pelaku harus di lumpuhkan timah panas kakinya karena berusaha kabur.

Kedua pelaku yang kesehariannya pengangguran adalah Moch Syahroni (25) pemuda asal Jl. Kedung Mangu III No. 68-B dan Ach Afifur Rifqi (20) asal Jl. Bulak Banteng Suropati gang VI, Surabaya.

Penangkapan terhadap keduanya berawal saat Polrestabes Surabaya mendapatkan laporan dari dua orang bernama Gatot Purwodadi (32) warga asal Jl. Ploso 3/16-I, Kec. Tambaksari dan Abdul Bari (30) warga asal Jl. Simokerto Tebasan No.14, Surabaya, yang menjadi korban pencurian motor roda dua, hari Kamis (09/03) sekitar pukul 21.00 WIB di depan rumahnya.

Berdasarkan ciri-ciri pelaku yang telah diperoleh dari laporan korban, Tim Anti Bandit langsung bergerak, kemudian petugas berhasil meringkus mereka berdua saat beraksi lagi.
"Salah satu pelaku terpaksa kita lumpuhkan kakinya dengan timah panas karena berusaha kabur, saat ditangkap, yakni yang bernama Moch Syahroni," tutur AKBP Shinto, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, Rabu (22/03).

Sementara para pelaku ini mengaku melancarkan aksinya baru dua kali dengan modus sasaran sepeda motor yang diparkir di depan rumah, kemudian pelaku menggunakan kunci pas yang ujungnya dipasang besi berbentuk pipih untuk merusak kunci stir.
"Kedua pelaku mendapatkan sepeda motor Honda Nopol L 4281 PF dan Yamaha Mio Nopol L 5102 DD saat di parkir di depan rumah oleh pemiliknya," ungkap AKBP Shinto.

Sedangkan dua sepeda motor curian tersebut di jual ke Madura dengan harga kisaran 2 - 3 juta.
"Hasilnya lalu mereka bagi dua untuk di buat foya-foya," ujar Shinto.

Dari penangkapan itu, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah kunci Pa 8-10-12 berbentuk huruf Y, dan 1 buah besi berbentuk pipih "Tekiro".

Sementara kedua pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan persangkaan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.
"Ancaman pidananya 7 tahun penjara," pungkasnya. (ATH)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Curi Motor, Pengangguran Surabaya di Dor"