banner 468x60

Presiden Buka Rembuk Nasional Pendidikan Dan Kebudayaan 2017

banner 160x600
banner 468x60

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi), hari ini akan meresmikan pembukaan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) Tahun 2017 di Jakarta International Expo (JIE) Kemayoran.

RNPK 2017 bertema “Bersama Membangun Pendidikan dan Kebudayaan yang Merata, Berkeadilan, dan Berkualitas” akan berlangsung hingga 27 Januari 2017.

Presiden Jokowi di berbagai kesempatan selalu menekankan bahwa pembangunan pendidikan dan kebudayaan wajib melibatkan masyarakat beserta unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerhati pendidikan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi profesi, dan komunitas pendidikan.

Pada RNPK 2017 juga akan diisi sesi diskusi, yang dibagi menjadi 9 komisi, di mana setiap komisi terdiri atas perwakilan pemerintah pusat dan daerah, lembaga masyarakat dan elemen lainnya.

Kesembilan komisi itu secara marathon akan membahas sejumlah topik terkait ujian nasional (UN), pendidikan vokasi, pendidikan karakter, serta pembagian wewenang dan tanggung jawab antara pemerintah pusat dan daerah di bidang pendidikan.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi didampingi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani juga akan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk siswa yatim piatu wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Lebih lanjut Menteri Pendidikan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan presiden juga akan membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 2.844 anak yatim piatu. "Presiden juga dijadwalkan akan membagikan KIP kepada anak yatim piatu di JIExPo,” kata Muhadjir pada Pembukaan Rembuknas Hari Pertama yang bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Rabu(26/1) petang.

Dikatakan Muhadjir Rembuknas 2017 ini akan dihadiri oleh 1.087 perserta.

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Presiden Buka Rembuk Nasional Pendidikan Dan Kebudayaan 2017"