banner 468x60

Sengketa Tanah di Kelurahan Kraton Dimenangkan Titik Sundari dan Bambang Suwitno

banner 160x600
banner 468x60

Pengacara Titik Sundari dan Bambang Suwitno Memberikan Penjelasan. (Foto: Wadud)

 

LIPUTANMADURA.COM, BANGKALAN -- Selama kurang lebih dua tahun bersengketa, akhirnya tanah di Kelurahan Kraton Kecamatan Kota Bangkalan diputus majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan Jumat (3/2) kemarin. Sadi (58), warga Kelurahan Kraton selaku penggugat harus mengikhlaskan bahwa dirinya tidak berkuasa atas tanah itu.

Gugatan itu, Sadi sampaikan pada 1 Juli 2016. Tanah seluas 17.470 persegi di Kelurahan Kraton digugat melalui Pengadilan Negeri Bangkalan. Dia merasa bahwa tanah tersebut adalah hak warisnya. Lawan Sadi adalah Titik Sundari (47) dan Bambang Suwitno (52) warga Bancaran Kecamatan Kota Bangkalan yang memegang hak waris dari Busrah, Ayah dari keduanya.

Busrah, merupakan anak dari hasil pernikahan Sunawi dengan Salimah. Sedangkan Sunawi memiliki tiga Istri. Salimah, Sabuah, dan Manenti. Sementara Sadi anak dari Manenti.
Titik Sundari yakni anak dari hasil pernikahan Busrah dengan Majuh. Sedangkan Bambang hasil pernikahan dengan Juhara, istri kedua Busrah. Demikian silsilah keturunan Sunawi.

Majelis Hakim memutuskan bahwa Titik dan Bambang yang berhak atas tanah itu. Pengajuan gugatan sadi tidak begitu kuat. Sehingga, Sadi diputuskan bukanlah ahli waris yang sah. Diperkuat dengan keterangan beberapa saksi penggugat dan tergugat. Salah satu pengakuan Sadi dalam surat itu menyebutkan bahwa Sadi merupakan ahli waris busrah. Padahal, didalam silsilah tidak menyebutkan demikian. Sehingga Wakil PN Bangkalan, Bambang yang berperan sebagai Majelis Hakim pada persidangan menyebut surat ahli waris dari Sadi palsu. Majelis menganggap surat ahli waris dari Titik lebih akurat.
”Kami akan pidanakan nanti, karena hakim menyatakan surat itu palsu,” ujar Yusron Marzuki, pengacara Titik Sundari, Sabtu (4/1).

Sesuai dengan Surat Edaran Mahkamah Agung nomor 7 tahun 2001 menyebutkan bahwa untuk perkara tanah harus melakukan pemeriksaan setempat. Pengacara Titik Sundari sudah memenuhi itu. Dia bersama timnya melakukan pengecekan ke lokasi di maksud.
"Itu kami lakukan oktober lalu. yang jelas, kami memenangkan sengketa ini,” tegasnya. (Wadud)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Sengketa Tanah di Kelurahan Kraton Dimenangkan Titik Sundari dan Bambang Suwitno"